Desa Kurma Polewali Mandar. Langkah inovatif ditunjukkan oleh kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene. Berupaya mendobrak cara promosi konvensional, mereka memelopori pembuatan profil desa berbasis video interaktif untuk mengangkat potensi lokal Desa Kurma, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar.
Program pengabdian ini menyasar komoditas unggulan, kearifan lokal, hingga bentang alam Desa Kurma yang selama ini belum tersentuh publikasi secara optimal. Melalui kemasan visual yang modern dan informatif, narasi pembangunan desa kini dapat diakses secara lebih luas oleh masyarakat umum, investor, hingga instansi pemerintah melalui platform digital.
Inisiatif tersebut mendapat sambutan hangat dan apresiasi tinggi dari jajaran pemerintah desa setempat. Kepala Desa Kurma, Baharuddin, mengaku sangat terbantu dengan aksi nyata para mahasiswa yang dinilai menjawab kebutuhan krusial desanya dalam hal keterbukaan informasi dan promosi wilayah.
"Kami sangat senang karena ada mahasiswa yang ingin membuatkan kami profil desa berbasis video. Karena sudah lama kami ingin membuat profil desa berbasis video tapi tidak jadi-jadi sampai sekarang.," ungkap Baharuddin penuh lega saat ditemui di Kantor Desa Kurma.
Baharuddin menambahkan, kehadiran video profil ini menjadi angin segar setelah sekian lama wacana serupa hanya berakhir sebagai janji program kerja. Dokumentasi visual ini diproyeksikan menjadi aset diplomasi publik bagi Desa Kurma untuk menarik peluang kerja sama dan investasi daerah.
Proses produksi video melibatkan partisipasi aktif warga lokal, mulai dari tahap pemetaan potensi, pengambilan gambar sektor pertanian dan budaya, hingga wawancara tokoh masyarakat. Pendekatan kolaboratif ini memastikan informasi yang disajikan akurat dan mewakili identitas asli Desa Kurma.
Perwakilan mahasiswa KKN STAIN Majene berharap karya digital ini tidak sekadar menjadi formalitas penuntasan tugas kampus, melainkan menjadi warisan bermanfaat yang terus dipergunakan pemerintah desa. Langkah ini sekaligus membuktikan bahwa peran mahasiswa KKN mampu membawa dampak transformatif yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pelosok.
Reporter : Muh Rifli Ressai
Tim KKN Desa Kurma Boyang Sirondo-rondoi
- Muh Rifli Ressai
- Muh Azhary
- Muh Ahsan
- Ahmad Fathul Sya’bani
- Mansur
- Adlil Djazimy
- Mifrahul Amalia
- Arsila Khairunnisa
- Mutiara Azzahrah