KKN Kolaboratif STAIN Majene dan UIN Sunan Ampel Surabaya Sosialisasikan Pencegahan Pernikahan Dini di SMK 7 Majene

KKN Kolaboratif STAIN Majene dan UIN Sunan Ampel Surabaya Sosialisasikan Pencegahan Pernikahan Dini di SMK 7 Majene

[Tammero'do Sendana, Majene] — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Angkatan VII STAIN Majene dan UIN Sunan Ampel Surabaya Tahun 2026, khususnya peserta KKN Desa Ulidang, melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan pernikahan dini di SMK 7 Majene, Kecamatan Tammero'do Sendana.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada penguatan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya kesiapan dalam menentukan masa depan. Melalui sosialisasi ini, para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai faktor, risiko, dan konsekuensi yang dapat ditimbulkan oleh pernikahan pada usia yang belum mencapai tingkat kematangan yang memadai.

Dalam pemaparan materi, mahasiswa KKN menjelaskan bahwa pernikahan merupakan institusi sosial yang memerlukan kesiapan multidimensional. Kesiapan tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek usia, tetapi juga mencakup kondisi psikologis, keberlanjutan pendidikan, kesehatan, kemampuan ekonomi, serta kapasitas individu dalam menjalankan peran dan tanggung jawab dalam kehidupan berumah tangga.

Mahasiswa juga menguraikan sejumlah konsekuensi yang berpotensi muncul akibat pernikahan dini. Dampak tersebut meliputi kerentanan terhadap persoalan psikologis, terhambatnya atau terputusnya pendidikan, persoalan ekonomi, risiko kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan kehamilan pada usia muda, potensi terjadinya kekerasan dalam rumah tangga, serta meningkatnya risiko ketidakharmonisan hingga perceraian.

Pelaksanaan sosialisasi berlangsung secara edukatif dan interaktif. Para siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga diajak memahami persoalan pernikahan dini dari berbagai perspektif melalui ruang diskusi dan pertukaran pandangan. Dalam proses tersebut, mahasiswa menekankan pentingnya membangun pola pergaulan yang sehat serta mengembangkan kemampuan untuk mengambil keputusan secara rasional, matang, dan bertanggung jawab.

Mahasiswa KKN juga menegaskan bahwa masa sekolah merupakan periode strategis dalam proses pembentukan dan pengembangan kapasitas individu. Pada fase tersebut, generasi muda memiliki kesempatan untuk memperluas pengetahuan, mengembangkan potensi, meningkatkan kompetensi, serta mempersiapkan diri untuk mencapai tujuan dan cita-cita masa depan.

Oleh karena itu, keputusan untuk menikah tidak seharusnya didasarkan pada tekanan sosial, pengaruh lingkungan dan pergaulan, maupun pertimbangan yang bersifat sesaat. Setiap keputusan yang berkaitan dengan kehidupan berumah tangga memerlukan proses pertimbangan yang matang dengan memperhatikan kesiapan individu dalam berbagai aspek kehidupan.

Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi bagian dari implementasi kolaborasi antara STAIN Majene dan UIN Sunan Ampel Surabaya dalam melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat. Melalui KKN Kolaboratif Angkatan VII, mahasiswa dari kedua perguruan tinggi berupaya memberikan kontribusi edukatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di Desa Ulidang dan wilayah Kecamatan Tammero'do Sendana.

Bagi mahasiswa KKN Desa Ulidang, kegiatan tersebut tidak semata-mata merupakan bagian dari pelaksanaan program kerja selama masa pengabdian, tetapi juga menjadi upaya untuk mendorong tumbuhnya kesadaran generasi muda mengenai pentingnya pendidikan, perencanaan kehidupan, dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab.

Dalam perspektif edukatif, pencegahan pernikahan dini bukan semata-mata dimaknai sebagai upaya untuk membatasi atau melarang seseorang memasuki kehidupan pernikahan. Lebih dari itu, pencegahan dilakukan melalui penguatan pemahaman dan kesadaran agar setiap individu memiliki kemampuan untuk mempertimbangkan konsekuensi serta menentukan keputusan berdasarkan tingkat kesiapan yang matang dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap para siswa SMK 7 Majene dapat semakin memahami pentingnya menjaga dan mengembangkan potensi diri, membangun pergaulan yang sehat, menyelesaikan pendidikan, serta menyusun perencanaan masa depan secara lebih terarah sebelum mengambil keputusan besar dalam kehidupan.

Kegiatan KKN Kolaboratif Angkatan VII STAIN Majene dan UIN Sunan Ampel Surabaya tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya edukatif dalam memperkuat kesadaran generasi muda mengenai pentingnya kesiapan diri, keberlanjutan pendidikan, dan perencanaan masa depan.

“Kenali risikonya, siapkan masa depan, raih cita-cita sebelum mengambil keputusan untuk berumah tangga.”

[MIU]