Kepala P3M, Muh. Ilham Usman dan Muhammad Rais selaku Ketua Jurusan UAD STAIN Majene melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berbasis ABCD pada Sabtu (15/08/2026).
Menurut Ketua Panitia, Ikbal, M. Pd., pelaksanaan monitoring dan evaluasi ini dimaksudkan untuk memantau kegiatan dan program mahasiswa KKN serta melakukan evaluasi agar maksud dan tujuan KKN bisa tepat sasaran. Menurut Ikbal, sekalipun telah diberi pembekalan, mahasiswa KKN perlu dipantau dan dievaluasi pelaksanaannya. Selain itu, melalui monitoring kita dapat melakukan dialog langsung dengan mahasiswa, termasuk bagaimana mengatasi persoalan yang dihadapi oleh mahasiswa.
Kegiatan monitoring dan evaluasi KKN kali ini dilakukan secara tatap muka dengan para peserta KKN di lokasi sasaran serta peninjauan program kerja KKN, yakni Posko 1 dan 2 di Desa Bonde-bonde dan Posko 1 dan 2 di Desa Tubo Tengah, Kec. Tubo Sendana, Majene. Dari hasil monitoring ini dapat dikenali bahwa ada beberapa kelompok yang telah membuat program unggulan yang berbasis potensi lokal, seperti pembuatan cocopeat dari sabut kelapa, briket arang dari tempurung kelapa, dan bakso berbasis ikan dan daun kelor sebagai penambah ASI. Selain program unggulan berbasis potensi lokal, mahasiswa KKN juga melaksanakan program individu sesuai dengan bidang ilmunya.
Pada tiap kesempatan tatap muka, Kepala P3M menyampaikan pesan dan kesan atas apa yang telah dan akan dilakukan oleh mahasiswa di dalam program-programnya. Kepala P3M menghargai upaya mahasiswa yang telah turut serta menjadi agen perubahan di masyarakat, namun pesan yang terpenting adalah perlunya kesinambungan program pasca-KKN. Dengan demikian, diharapkan Kepala P3M, setelah KKN ini selesai, bahwa program-program unggulan tersebut dapat terus dilakukan oleh masyarakat.
[MUI]