[MAJENE] — Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STAIN Majene, Muh. Ilham Usman, turut hadir dalam kuliah umum bertajuk “Berani Sukses, Membangun Generasi Muda Berjiwa Entrepreneur” yang menghadirkan Tenaga Ahli Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., M.H., sebagai narasumber utama.
Kegiatan yang berlangsung pada 7 September 2026 di Aula Gedung TPD Lantai 5 STAIN Majene tersebut diikuti oleh mahasiswa dengan antusias. Kuliah umum ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan sekaligus membangun keberanian dalam mengenali potensi diri dan melihat peluang di tengah dinamika dunia kerja.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua STAIN Majene, Prof. Dr. Hj. Wasilah Sahabuddin, S.T., M.T. Kehadiran pimpinan kampus bersama jajaran sivitas akademika menunjukkan perhatian STAIN Majene terhadap pengembangan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kreativitas, kemandirian, dan kemampuan beradaptasi.
Dalam pemaparannya, Dr. H. Bunyamin M. Yapid mengajak mahasiswa untuk tidak takut memiliki mimpi besar dan berani mengambil langkah untuk mewujudkannya. Semangat kewirausahaan, menurutnya, perlu dibangun sejak mahasiswa agar generasi muda mampu melihat perubahan bukan semata-mata sebagai tantangan, tetapi juga sebagai peluang untuk berkembang.
Pesan “Berani Sukses” menjadi salah satu penekanan dalam kegiatan tersebut. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya mempersiapkan diri sebagai pencari kerja setelah menyelesaikan pendidikan, tetapi juga memiliki pola pikir kreatif dan inovatif sehingga mampu menciptakan peluang usaha serta membuka kesempatan bagi orang lain.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Aula Gedung TPD lantai 5 dipadati mahasiswa yang menyimak materi dan mengikuti jalannya diskusi. Interaksi antara narasumber dan peserta membuat suasana kuliah umum berlangsung dinamis.
Ketua STAIN Majene juga menekankan pentingnya mahasiswa memanfaatkan berbagai kesempatan belajar yang tersedia selama berada di perguruan tinggi. Pendidikan tinggi, kata dia, perlu memberikan bekal yang relevan dengan perkembangan zaman, termasuk kemampuan berpikir kreatif dan inovatif serta kemampuan membangun kemandirian.
Kuliah umum tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya STAIN Majene dalam membangun ekosistem akademik yang mendukung lahirnya generasi muda yang berintegritas, kompeten, kreatif, mandiri, dan berjiwa entrepreneur.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak berhenti pada penambahan wawasan, tetapi mampu menerjemahkan pengetahuan dan motivasi yang diperoleh menjadi langkah nyata. Dengan keberanian mengembangkan potensi dan membaca peluang, mahasiswa diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa. [MIU]